TINTABICARAHATI
Disclaimer

Hi.
IF YOU HAVE ABSOLUTELY NO IDEA WHERE THIS IS, fyi,THIS IS
Tinta Bicara Hati
My Blog,my opinion. If U dun like it though.. Pls leave then. To stalkers..I mean 'she & her frens'.. (You know who you are), you are UNINVITED here.. So,go away!!!!Get your life!!

Profile

Lady E, January 1984,
Small Town, Malaysia.

Obsessed with TV Shows,
Supernatural, Big Apple Donuts,Secret Recipe,Books, Mags.


I hope We will be friends
as long as stars twinkle in the sky..
'till the oceans run dry
& 'til the day I die..InsyaAllah.."

XOXO
Lady E
.


My Shining Stars




Tagbox




BlogEntries
» Friday, December 4, 2009 / -1:41:00 PM
Pesan Dari Bidadari Syurga (Pengalaman Abu Sulaiman Ad-Darany)

Pada suatu musim Haji, Abu Sulaiman pergi ke Makkah untuk menunaikan ibadat Haji & menziarahi makam Rasulullah S.A.W di Madinah..Di tengah perjalanan, dia berjumpa dengan seorang pemuda yang bagus & dengan pakaiannya yang kemas. Pemuda itu, memberikan salam & dan dijawab oleh Abu Sulaiman dan teman-temannya..
"Dari manakah anda?" tanya Abu Sulaiman
"Saya dari Iraq" jawabnya
"Bolehkah saya pergi bersama rombongan tuan?"
"Boleh"
Maka pemuda itu pun bergabung dengan Abu Sulaiman yang sama-sama ingin menuju ke Makkah. Sepanjang perjalanan pemuda itu sentiasa membaca Al-Quran & apabila dia berhenti istirehat pula, dia terus mengerjakan solat. Pada siang hari dia berpuasa & pada malam hari di isinya dengan solat, zikir & munajat kepada Allah. Di kala orang lain sedang rehat atau tidur, dia pula terus beribadah dengan tiada henti-hentinya. Begitulah kebiasaan pemuda itu yang dikerjakannya sepanjang perjalanan sehinggalah sampai ke Makkah. Dia kelihatan tidak letih atau malas, bahkan dari hari ke sehari semakin rajin dan giat sehingga orang yang melihatnya merasa kagum.
Setelah beberapa hari berjalan, sampailah Abu Sulaiman ke tanah suci Makkah & masing-masing sibuk dengan urusan mereka. Beitu juga pemuda soleh itu akan berpisah dengan Abu Sulaiman. Namun sebelum berpisah, Abu Sulaiman ingin bertanya kepadanya mengenai kerajinannya itu.
"Wahai anakku, aku lihat engkau begitu giat melakukan ibadah, tidak kenal letih & jemu. Apakah yang mendorong kamu berbuat demikian?"tanya Abu Sulaiman
"Wahai Abu Sulaiman, jangan mencaci aku dalam perkara ini. Sesungguhnya aku telah bermimpi di dalam tidurku, aku melihat bangunan-bangunan syurga yang dibuat daripada emas & perak. Aku lihat pula di istana itu bidadari-bidadari yang sangat cantik, tidak aku melihat wajah secantik itu sebelumnya. Salah seorang di antara mereka tersenyum kepadaku & berkata,"Wahai,pemuda!Bersungguh-sungguhlah engkau kerana Allah dalam meminangku. Aku berharap agar aku dapat menjadi milikmu & engkau menjadi milikku"
"Setelah itu,aku pun terjaga"
Demikianlah Si Pemuda menceritakan mimpinya yang sangat menarik & mimpi itu pula lah yang membuatnya begitu bersungguh-sungguh dalam beribadah kepada Allah. Setelah mendengar akan kisah itu, Abu Sulaiman menjadi tertarik & memintanya agar mendo'akan untuk dirinya. Kemudian dia pun pergi.
Abu Sulaiman mencaci dirinya, jika orang yang mencari bidadari bertungkus lumus demikian rupa, menghabiskan masa & tenaga untuk memperolehi yang dikehendakinya, apatah lagi lah dengan orang yang mencari TUHAN kepada Bidadari itu?

Petikan dari Buku Kisah Wali-Wali Allah oleh Syaikul Imam Abdullah Bin Asad Ali

Labels:


6 comments
» Friday, November 20, 2009 / -2:57:00 PM
Last Words of Prophet Muhammad SAW



Suddenly, there was a person, he said salaam.. 'May I come in?' he asked..But Fatimah did not allow him enter the room..'I'm sorry, my father is ill,' said Fatimah, turned her body back and closed the door..She went back to her father who had opened his eyes and asked Fatimah, 'Who was he, my daughter?' 'I don't know, my father..It was the first time for me to see him,' Fatimah said gently..Then, Rasulullah (SA) looked at his daughter with trembled look, as if he wanted to reminisce about every part of her daughter's face. 'Know one thing! He is who erases the temporary pleasure; he is who separates the companionship in the world..He is the death angel,' said Rasulullah . Fatimah bore the bomb of her cry..The death angel came toward him, But Rasulullah asked why Jibril (AS) did not come along with him. Then, Jibril (AS) was called..Jibril (AS) was ready in the sky to welcome the soul of Habibullah and the leader of the earth. 'Oh Jibril, explain me about my rights in front of ALLAH?' Rasulullah asked with a weakest voice. 'The doors of sky have opened, the angels are waiting for your soul.' 'All jannats open widely waiting for you,' Jibril said..But  in fact, all this did not make Rasulullah relieved, his eyes were still full of worry..'You are not happy to hear this news?' asked Jibril.

'Tell me about the destiny of my people in future?' 'Don't worry, Oh Rasulullah..I heard ALLAH tell me: 'I make jannat haram for every one, except the people of Muhammad who are inside it,' Jibril said..It became closer and closer, the time for Izrail (AS) to do his work..Slowly, Rasulullah's soul was pulled..It was seemed that the body of Rasulullah was full of sweat,the nerves of his neck became tight..'Jibril, how painful this Sakaratul Maut is?' Rasulullah uttered a groan slowly..Fatimah closed her eyes, Ali sat beside her bowed deeply and Jibril turned his face back.. 'Am I repugnant to you that you turn your face back o Jibril?' Rasulullah asked the Deliverer of Wahy. 'Who is the one who could see the Habibullah in his condition of Sakaratul Maut..' Jibril said. Not for a while, Rasulullah uttered a groan because of unbearable pain. 'Oh ALLAH, how great is this Sakaratul Maut.. Give me all these pains, don't give it to my people.' The body of Rasulullah became cold, his feet and chest did not move anymore....His lips vibrated as if he wanted to say something, Ali took his ear close to Rasulullah..'Uushiikum bis shalati, wa maa malakat aimanuku - take care of the saalat and take care the weak people among you.' Outside the room, there were cries shouted each other, sahabah held each other. Fatimah closed her face with her hands and, again, Ali took his ear close to Rasulullah's mouth which became bluish..

'Ummatii, ummatii, ummatii?' - 'My people, my people, my people.' And the life of the noble man ended. Could we love each other like him? Allahumma Salli 'ala Muhammad wa Baarikwa Salim 'alaihi..How deep is Rasulullah's love to us..


p/s: Don't worry if people hate you because there are many others who love and care you in the earth..But be worried if ALLAH hates you because there is no other who loves and cares you in akhirat..May Almighty Allah guide all of us to the Right Path and give all of us the courage to accept the Truth in the light of Qur'an and Sunnah and to reject all things which are in contradiction to the Holy Qur'an and Sunnah. (Ameen!)



Labels: ,


12 comments
» Thursday, November 12, 2009 / -9:22:00 PM
Wanita yang Insaf


Diceritakan bahawa di kaalangan Bani Israil zaman dahulu ada seorang wanita yang sangat cantik & menjadi pelacur kelas tinggi..Dan dia tidak akan melayan seseorang pelanggan melainkan dengan bayaran 100 dinar..
Pada suatu hari, seorang abid(ahli ibadah)terlihatkan wajahnya & dia amat tertarik kepada wanita itu..Maka dia pun berkerja keras untuk mengumpulkan wang 100 dinar..Setelah wang sebanyak itu terkumpul, dia pun pergi ke tempat wanita itu dengan membawa wangnya..Lalu si abid berkata kepada wanita itu,"Aku sangat tertarik kepada wajahmu & sudah lama merindukanmu"..Kata orang abid itu tadi.."Aku telah berkerja sekarang aku sudah dapat  & ini lah..",sambil menunjukkan wang 100 dinar kepada wanita tersebut.."Kalau begitu,marilah masuk ke dalam.."kata wanita..Lalu lelaki itu pun masuk..Wanita tersebut pula naik ke atas katilnya yang diperbuat daripada emas & memanggil lelaki abid itu,"Marilah ke sini.."Lelaki itu pun naik ke atas katil..TETAPI baru sahaja berada di atas katilnya,tiba-tiba dia teringat kepada ALLAH & timbullah rasa takutnya yang luar biasa..Bagaimana nanti bila dia dihadapkan ke hadapan Allah Azza Wajalla?Dia berteriak & meronta2 dari pegangan si wanita.."Lepaskan aku!Aku akan keluar dari sini!"menjerit lelaki itu.."Akan keluar dari sini??",si wanita itu bersuara penuh tanda tanya.."Ya,aku takut kepada Allah!Ambillah wang 100 dinar ini untukmu!"Lantas wanita itu bertanya lagi.."Mengapa engkau tiba-tiba berubah sikap?Tadi engkau katakan yang kau sangat merindukan aku tapi sekarang engkau tidak mahu..?""Aku takut kepada Allah, bagaimana nanti bila aku dihadapkan kepada-Nya!?"jawab lelaki itu tadi..
Tiba-tiba wanita yang telah lama menghambakan diri sebagai pelacur itu juga sedar akan kesalahan & kesesatannya..Tiba-tiba pula hatinya menjadi sangat gementar & takut kepada Allah & berazam berhenti melacurkan diri ketika itu juga.."Kalau begitu, ambillah aku sebagai isterimu..Aku akan bertaubat"..Tetapi lelaki itu menjawab"Tak payah.."Lalu wanita itu berkata lagi,"Engkau mesti berjanji kepadaku bahawa engkau akan berkahwin denganku".."Baiklah",kata lelaki itu kemudian terus lari keluar daripada rumah..
Tinggallah wanita itu seorang diri dalam penyesalan sementara si lelaki terus balik ke negerinya. Si wanita tiada pilihan lain melainkan kecuali ingin berkahwin dengan lelaki yang menyedarkannya itu..Dia terus keluar mencari lelaki itu & bertanya ke sana ke mari. Maka orang yang ditanya pun menunjukkan rumah lelaki abid itu. Apabila diberitahu ada orang mencarinya, si lelaki pergi keluar rumahnya..Ternyata seorang wanita bekas pelacur yang pernah didatanginya ada di situ..Lelaki itu terkejut lantas memekik dengan tersangat kuat & dia mati ketika itu juga..
Si wanita sangat kecewa kerana cita-citanya tidak tercapai lalu dia nekad berkahwin dengan saudara si lelaki abid itu.."Apakah dia mempunyai saudara terdekat?"tanya si wanita.."Ada tetapi dia seorang lelaki yang sangat miskin",kata orang yang menjawabnya.."Tak apa lah,aku akan kahwin juga dengannya.."kata wanita itu..Maka dia pun berkahwin dengan saudara lelaki kepada lelaki abid yang mati itu tadi..Jadilah wanita itu seorang yang SOLEHAH serta bertaubat dengan taubat Nasuha..Dari perkongsian hidupnya itu, dia memperolehi 7 orang anak lelaki yang kesemuanya menjadi orang yang soleh..
Wassalam..



Labels:


13 comments
» Friday, November 6, 2009 / -4:25:00 PM
Kisah & Iktibar..

Salam Juma'at..
Ada suatu kisah yang telah diriwayatkan pada zaman2 Nabi dahulu..Mari lah kita sama2 mengambil iktibar daripada kisah ini & jadikannya sebagai peringatan..
 
 Sewaktu Nabi Isa berjalan disatu kawasan perkuburan ia terdengar suara dari dalam satu kubur suara lelaki yang menjerit jerit meminta tolong dan dalam kesakitan yang amat sangat..Nabi Isa ingin mengetahui apakah yang telah terjadi kepada nya..Sebagaimana yang kita tahu Nabi Isa mempunyai mukjizat yang boleh menghidupkan orang yang sudah mati..Maka nabi Allah Isa pun memohon doa kepada Allah sambil menadahkan tangannya kelangit supaya menghidupkan lelaki tersebut..Doanya dimakbulkan oleh Allah maka terbelah kubur itu dan keluarlah seorang lelaki yang sedang terbakar menjerit menjerit memohon pertolongan..
Melihat akan keadaan lelaki tersebut maka ditanya oleh Nabi Isa kepada lelaki itu apakah kamu tidak sembahyang sehingga kamu diseksa sebegini?Lelaki itu menjawab bahawa dia tidak meninggalkan sembahyang..Ditanya lagi oleh Nabi Isa adakah kamu tidak berpuasa?Lelaki itu menjawab : Saya berpuasa dan lelaki itu pun berkata sesungguhnya ia taat akan perintah Allah..maka ditanya oleh Nabi Isa lagi apakah yang kamu lakukan sehingga kamu diseksa sebegitu rupa?
Maka bercerita lah lelaki itu: Saya berkerja sebagai penjual kayu api dan saya akan mencari kayu api di hutan dan menjualkannya kepada sesiapa yang hendak membelinya. Maka pada suatu hari datanglah seorang pembeli menemuinya untuk membeli kayu api lalu diberinya wang dan disuruhnya hantar ke rumahnya..
Maka pergilah saya mencari kayu dihutan dan apabila sudah dapat seberkas kayu di ikatnya elok- elok dan pergi lah saya hendak menghantar ke rumah si pembeli itu.. Dipertengahan jalan saya merasa lapar dan saya berhenti untuk makan, setelah selesai saya meneruskan perjalanan ke rumah pembeli kayu itu. Sedang saya berjalan, saya terasa ada sisa makanan yang terselit dicelah gigi saya maka dicuba berbagai cara mengeluarkannya dengan lidah tetapi tak berjaya, kemudian dicubanya dengan menggunakan kuku tetapi tak berjaya juga..
Akhirnya saya pun dengan menggunakan kuku saya mencungkil kayu api yang dipikul itu untuk dibuat mencungkil gigi. Maka akhirnya dapatlah mengeluarkannya..Maka saya teruskan perjalanan dan setelah sampai kerumah si pembeli itu, saya pun menyerah kan kayu api itu dan terus pulang..
Oleh kerana saya tidak meminta halal akan kayu yang saya cungkil dengan kuku saya tu maka saya diseksa selama 70 tahun sebagaimana yang tuan lihat. Saya menyangka Allah tidak melihat akan perkara yang sekecil ini..
 
Bayangkan lah..hanya dengan mengambil secebis daripada kayu api yang ingin dijual nya kepada pembeli kayu api tersebut, dia sudah azab selama 70tahun!Apatah lagi lah jika kita terang2 mengambil barang/hak orang lain tanpa izinnya atau pun tanpa dihalal,kan nya..Apa lah pula azab yang akan kita terima?!Mari kita renung2kan bersama..






Labels: ,


9 comments
▲ Back to top


MusicBox





Nuffnang



Recents

  • Semoga Tuhan Memberikan Anda Hidayah..
  • How Lucky U R ..
  • Sadly Missed......
  • Happy!
  • 'What Style & Color I Am' Contest by Mizz Vee Violet
  • Pink Muslimah Store Giveaway/Freebies!
  • Bisikan Rindu..
  • Junjungan Mulia (Maulidur Rasul 1431H)
  • Xin Nian Kuai Ler!
  • D' Bomb Photo Contest by Mizz Aien


  • Flashbacks

    August 2009 September 2009 October 2009 November 2009 December 2009 January 2010 February 2010 March 2010 April 2010


    Loves

    ♥Adol ♥Adjla ♥Alynn ♥Anis ♥Areman ♥Asada ♥Ateh ♥Auna ♥Ayu ♥Baiti ♥Bie Azreena ♥Bulan ♥Cik Dara ♥Dhada ♥Eryatie ♥Hada ♥Hanie ♥Hans ♥Iffa ♥Javabis ♥Ken Wooi ♥Lisa ♥Maisarah ♥Mat Ju ♥Mbak Nura ♥Mr Suhaimi ♥Morika ♥Nana ?Naz ♥Notes from the Clinic ♥No Warez ♥Pangkin 4 Rest ♥Rampage ♥Sis Nza ♥Sis Syuhada ♥Sizuka ♥Surie ♥Wawa Syaida ♥Yana
    Tinta Bicara Hati